Kandas — 3 September 2018

Kandas

Aku menunggu pagi dengan gusar

Menanti pertemuan yang kau janjikan

Jam sembilan di sudut kedai kopi tua itu

Sudah berkali-kali aku mematutkan setelan

Hari yang mendebarkan

Betapa tidak, sudah setengah tahun kita tiada bersua

Aku siap membuat cerita denganmu

Tas selempang warna kuning dan topi senada aku pilih untuk menemaniku

Maklum aku sedikit canggung

Setengah jam aku menunggu, sosok jangkung dengan pembawaan tenang akhirnya datang

Buncah aku berdiri menyambutmu

Namun ada yang berbeda

Kudapati sorot matamu meragu

Setengah jam berlalu kita diselimuti keheningan

Sejak awal demi melihat sorot wajahmu urung ku memelukmu seperti biasanya

Aku hanya bisa mengikuti alurmu

Lalu patah-patah tanganmu menyodorkan kertas itu, warna kuning dengan sentuhan Jawa

Tanganku gemetar melihatnya, walau hanya sepintas

Kau berulang kali memohon maaf, menceritakan alur pertemuan, perasaan baru di antara kalian

Aku? Hanya bisa mematung tidak bisa mencerna kata kata dengan baik

Bagai petir di siang bolong, kepercayaan itu cerita indah yang kita impikan bersama sekita hancur tak tersisa

Kau berulang kali memohon maaf, memelukku menenangkan

Aku tetap mematung

Mengingat semua kenangan indah dan kepergianmu di kota itu untuk mencari kehidupan yang lebih baik itu pamitmu dulu

Aku berdiri tanpa kata meninggalkan kau di kursi kedai itu, demi melihat kosong arah jalan pulang

Aku pergi, semoga kau mampu menjemput janji-janji kehidupan bersama dia yang kau banggakan

Terimakasih telah menggurat kisah hati dalam perjalanan enam tahun

Esok lusa semoga waktu berbaik hati membantuku berdamai

Advertisements
aku ingin — 8 August 2017

aku ingin

Aku ingin menjadi dada tempat kau rebahkan keluhmu

Aku ingin menjadi pundak tempat kau sandarkan kesahmu

Aku ingin jadi tangan yang mengusap peluhmu

Aku ingin jadi hati yang tabah kan jiwamu

Menjadi telinga mendengar cerita mu hari ini

Menjadi pengantar, untuk bersujud simpuh pada-Nya

Bersama berbagi hidup denganmu

Muara perjalanan panjangmu

aku ingin