Aku datang kembali

Setelah selama ini hanya melihatmu dari jauh

Aku menghampiri, mengusap tiap lekuk yg tetap kokoh walau hujan panas menyetubuhimu

Namun sepertinya ada sesuatu yg baru, tanpa aku sadari telah menjadi bagian darimu

Siapa gerangan yg membuat relief itu, tampak asli namun tak dapat disembunyikan kepalsuannya

Lalu batu berlumut menangis getir atas kesaksiannya

Ternyata goncangan bumi yg telah memaksamu menghadirkannya

Aku pasrah, nyatanya tidak banyak yg menyadarinya 

Aku akan tetap berterimakasih, kepada siapapun yg bersedia menata ulang, mengambil alih kekokohan itu 

Demi menghadirkan rekaman jejak sejarah dalam reliefmu .

Aku akan tetap menengok ke arahmu, tiap kali melewati jalan itu 

Karena kokohmu, terlampau magis untuk dilewatkan .

Namun maaf, aku terlalu senang hingga lupa senja telah bergelayut di batas cakrawala

Aku pamit, esok lusa kita bersua kembali,  semoga Tuhan berbaik hati menjaga mu tetap utuh

Advertisements