Review Film Money Ball — 31 May 2017

Review Film Money Ball

Review Film Meney Ball

Sosiologi Organisasi

Genre : Drama

Tanggal rilis : 23 September 2011

Pemain : Brad Pitt, Jonah Hill, Philip Seymour Hoffman

Produser : Michael De Luca, Rachael Horovitz, Scott Rudin

Distributor : Columbia Pictures

Film ini merupakan film yang diadaptasi dari buku dan kisah nyata, menceritakan tentang sebuah tim Oakland Athletic yang berupaya untuk mempersiapkan pertandingan di tahun 2002, namun mendapat kendala karena tiga orang pemain berpindah ke tim lawan hal ini menimbulkan masalah yang dihadapi oleh general manajer bernama Billy Beane. Kemudian dalam perjalanannya GM menemukan Peter Brand yang mampu melakukan analis perhitungan kemampuan pemain dengan lebih jeli dan akurat karena merupakan lulusan jurusan ekonomi dari salah satu kampus terbaik di Amerika yaitu Yale University.

Saat itu cara Beane menguji Brand adalah dengan memintanya untuk menganalisa kondisinya setelah lulus SMA, dengan berbagai kalkulasi akhirnya ditemukan bahawa seharusnya tidak memasukkan Brand dalam daftar pemain pilihan hingga putaran ke sembilan dan seharusnya Beane mengambil beasiswanya di Stanford, hal sesuai dengan fakta bahwa Beane gagal menjadi pemain unggulan di Major League. Setelah terpana dengan analisanya Beane lalu menjadikannya bagian dalam tim yang dapat menerapkan teori tersebut sekaligus untuk menghemat anggaran.

Dalam analisanya terhadap pemain Petter menggunakan On Base Percentage untuk mengetahui nilai dari pemain dan tidak lagi menggunakan cara lama yang mengandalkan instink dan pengalaman pemain. Liku perjalanan bertambah saat Billy dan Petter menuai kecaman dari petinggi tim karena merasa angka dan startistik tidak cocok jika diterapkan dalam baseball namun hal ini tidak membuat Billy berhenti dan tetap melanjutkan rencananya dan memecat Grady karena dinilai menghina metode yang mereka gunakan. Saat musim dimulai Oakland Athletic ternyata diperkuat oleh pemain buangan yang tidak dibutuhkan oleh tim lain karena terdapat karakteristik yang umumnya tidak disukai oleh pencari bakat namun menurut analisa Petter sangat berpotensi dalam memperkuat timnya. Hal ini membuat Petter Brand membentuk formasi baru dari pemain buangan tersebut dengan analisa OBS.

Oakland Athletic merupakan tim dengan anggaran terbatas namun dapat memperoleh pemain dengan kualitas yang lebih baik dari biasanya, Beane menyetujui semua usulan pemain dari Brand hal ini menuai kritik dari semua tim pencari bakat dan pelatih salah satunya Philip yang mengesampingkan cara Brand dan Beane dan tetap menjalankan metode lama dan Beane juga menjual pemain andalannya dan tetap memaksa menggunakan pemain baru.

Hal yang disayangkan adalah saat awal musim Oakland Athletic bermain buruk, seketika tim tersebut menuai kritik dari berbagai pihak. Namun Beane mengatasinya dengan kepala dingin dengan menghadap pemilik klub untuk tetap menggunakan strategi baru usungan dari Brand dengan alasan pemain hanya butuh waktu dan adapsi saja. Hal ini terbukti dengan dengan pencapaian rekor fenomenal yaitu kemenangan berturut-turut berkat usaha dan kerja keras dari tangan dingin Beane juga didukung data statistik dengan metodenya Brand membuat tim yang dari bawah menjadi papan atas dan mencetak rekor baru dalam American League.

Film ini juga mengisahkan tentang putri Beane yang mempunyai ketertarikan pada dunia Baseball yang juga sering mempengaruhi keputusan yang diambil Beane dalam menjalankan. Dalam satu pertandingan Beane tidak mau menonton televisi atau mendengarkan radio saat liputan pertandingannya di ajang final, saat sudah unggul 11-0 Brand muncul ke studion, namun mereka lengah dan membiarkan Royal’s menyamakan kedudukan namun pada akhirnya mereka yang menang dan kemudian menjadi rekor mahkota kemenangan atas Royal’s tersebut.

Namun keberhasilan ini ternyata harus berhenti dan menelan pil pait kekalahan di ronde pertama pasca musim dari Minnesota Twins. Beane selaku GM merasa sangat kecewa namun bangga karena berhasil membuktikan metode data statistik OBS dari Brand. Dari sini belajar apa penyebab kekalahan dari Oakland Athletic karena satu-satunya cara memenangkan pertandingan adalah memiliki dasar fundamental. Walaupun gagal namun Beane mendapat tawaran dari Red Sox yang jauh lebih besar dari Athletic, namun setelah putrinya menyanyikan lagu dengan lirik “ lat me know if you change your mind about staying in California, if not you were a really great dad” Brand menolak tawaran menjadi GM dengan gaji terbesar saat itu yang dibuat oleh John karena beranggapan sabermatic adalah masa depan dari baseball.

Brand memilih untuk bertahan mengabdi pada Athletic akan tetapi metodenya diadapsi oleh tim Red Sox. Dengan memanfaatkan sabermatric Red Sox berhasil menjuarai World Series untuk pertama kalinya sejak tahun 1918.

Advertisements
Protected: Entah — 27 May 2017