Runtuh memang, namun dia memilih tetap berdiri menawarkan seribu keindahannya yang tersisa . Kokoh dengan sisa reruntuhan kehidupan, tidak peduli walaupun renta . Dia yang menjadi magis, kala senja menyentuh tubuhnya . Seribu badai menghantam tidak gentar ia hadapi dengan senyuman dan berjuang penuh tekad . Tertegun ku memandangnya, barisan kalut ia sikap dengan dengan pantang menyerah karena yakin Tuhan nya lebih besar dari badai yg dihadapinya . Untuk seorang sahabat yang sedang dalam pilu yg mendalam sungguh Allah sedang memelukmu, merengkuh penuh hangat karena Dia sedang jatuh cinta padamu wahai reruntuhan yang kokoh .

Advertisements